Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tips Menyuburkan Daun Bonsai Kelapa yang Tepat dan Lebih Sehat

Setelah mengetahui cara cepat menumbuhkan tunas sekarang admin serba ndeso akan berbagi tips menyuburkan daun bonsai kelapa penting untuk diketahui para pembudidaya atau Anda yang ingin menjadikannya sebagai tanaman hias dirumah. Hal ini bertujuan untuk membuatnya terlihat lebih estetik dan tentunya dapat tumbuh dengan sehat dan normal. Bahkan, tidak jarang ada banyak orang yang rela menawarnya dengan harga tinggi.

Beberapa Tips Menyuburkan Daun Bonsai Kelapa

Menyuburkan Daun Bonsai Kelapa yang Tepat dan Lebih Sehat

Beberapa waktu terakhir bercocok tanam menjadi salah satu hobi yang sedang booming dan disukai dari berbagai kalangan. Jenis tumbuhannya juga beragam, salah satunya adalah bonsai kelapa. Agar mendapatkan tampilan yang unggul, maka harus mengetahui cara perawatannya, berikut ulasannya:

1. Pastikan Tidak Terkena Matahari Secara Berlebihan

Tanaman yang baru tumbuh kurang baik jika terkena matahari secara berlebihan apalagi saat musim kemarau yang intensitas panasnya cukup tinggi. Meski kelapa termasuk tumbuhan tropis dan bisa bertahan di tempat yang kering, namun hindarkan dilangsungkannya terlalu lama.

Tanah yang dibiarkan terus mengering bisa merusak warna bonsai misalnya yang hijau menjadi kekuningan atau gading merah lebih memudar. Akibatnya nilai estetiknya akan menurun secara signifikan sehingga kurang bagus saat dijadikan sebagai penghias teras atau tempat layanan publik.

2. Pilih Pupuk yang Tepat Sesuai dengan Jenis dan Usia Tanaman

Pupuk alami adalah pilihan tepat yang dianjurkan untuk digunakan oleh para pecinta bonsai kelapa. Selain menggunakan MSG (monosodium glutamat) juga dapat memanfaatkan ampas perasan dari santan. Pengaplikasiannya yaitu pada saat akan menanamnya yaitu dengan sistem 2 : 1 :1.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa ampas kelapa mengandung kadar protein dan lemak cukup tinggi. selain itu Anda juga bisa memanfaatkan pupuk kandang dengan kadar tertentu, biasanya digunakan adalah yang sudah menjadi tanah dan bukan baru karena kandungan gasnya masih tinggi.

3. Memupuk Tanaman dengan Micin (MSG)

MSG atau monosodium glutamat merupakan bahan penyedap rasa yang memiliki manfaat lain yaitu sebagai penyubur tanaman hias. Kandungan natrium di dalamnya bisa menunjang pertumbuhan daun kelapa. Hasilnya bonsai kelapa akan terlihat lebih sehat serta media tanam tidak mudah kering.

 Cara pengaplikasiannya adalh dengan membuatnya sebagai larutan kemudian menyemprotkannya pada tanaman. MSG sendiri bisa menjadi alternatif pupuk yang aman untuk lingkungan. Umumnya reaksi subur atau tidaknya tanaman akan ditunjukkan pada minggu ketiga dan keempat.

4. Hindarkan dari Hama Menggunakan Pestisida Ramah Lingkungan

Hama tanaman bonsai kelapa sendiri adalah semut dan kutu putih. Cara untuk membasminya adalah, menggunakan pestisida alami yang bisa Anda racik sendiri misalnya dari bawang atau tumbuhan berbau menyengat lainnya yang tidak disukai oleh serangga.

Hama-hama seperti ini akan menyerang jika populasi di lingkungan sekitarnya terlalu banyak atau ada daya tarik. Misalnya seperti semut biasanya akan mendatangi tempat yang terlalu kering serta terdapat kuliner yang menarik perhatiannya baik alami atau dari remahan makanan manusia.

5. Menyiramnya dengan Intensitas Sesuai Musim

Saat musim kemarau Anda bisa menyiramnya setidaknya 2 kali sehari yakni pada pagi dan siang hari, sedangkan jika hujan periksa terlebih dahulu kandungan air di media tanamnya. Hindari membuat genangan terlalu sering, sebab bisa merusak dan akar serta batangnya membusuk.

Jika membuatnya sebagai tanaman dalam ruangan, gunakan teknik menyiram dengan menyemprot secukupnya di bagian batang. Setidaknya lakukan satu kali sehari supaya tidak berlebihan. Pilih pagi atau sore bergantung dengan keasaman dan tingkat kekeringan tanaman.

6. Gunakan Pestisida Alami dari Bahan yang Tersedia di Sekitar

Penerapan pestisida alami bertujuan untuk mengusir hama tertentu dari tanaman bonsai. Caranya sendiri yaitu buat menjadi cairan dengan kadar yang sudah ditentukan. selanjutnya semprotkan pada daerah yang rawan terkena gangguan. Jenisnya sendiri bisa berupa semut, kutu putih, atau ulat.

Jika hama yang paling banyak mengganggu adalah ulat, maka usahakan untuk memeriksa tanaman bonsai secara berkala dan membuang jauh hewan tersebut agar tidak kembali lagi. Cara lain untuk membasmi hama adalah dengan memberi pupuk yang tepat dan dengan karang mencukupi.

7. Pilih Lingkungan yang Lembab Namun Tidak Berair

Saat akan bertumbuh, kelapa membutuhkan wilayah yang lembab dan tanpa adanya pengganggu seperti halnya semut atau rayap. Salah satu tujuan untuk tidak membuang rambutnya lebih dahulu adalah menghindari bagian tunasnya akan cacat atau membusuk.

Disamping itu bertujuan supaya akarnya tumbuh cukup banyak. Fungsi utamanya adalah menghindari mudah roboh terutama pada tumbuhan bonsai yang dibuat kepalanya menyembul ke atas. Sebab saat ini konsep tanaman hias menitik beratkan pada nilai estetikanya.

rahasia menyuburkan bonsai kelapa

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai tips menyuburkan daun bonsai kelapa yang bisa Anda jadikan sebagai referensi supaya nantinya bisa merawat tumbuhan dengan baik. Pemilihan benih di sini sebenarnya menjadi salah satu kunci utama untuk menentukan kualitas nantinya.

Posting Komentar untuk " Tips Menyuburkan Daun Bonsai Kelapa yang Tepat dan Lebih Sehat"