Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Cara Membuat Bonsai Kelapa untuk Pemula

Belakangan ini bercocok tanam sedang menjadi salah satu hobi yang memiliki banyak peminat dari berbagai kalangan. Bahkan bisa dijadikan sebagai peluang usaha yang menghasilkan. Oleh sebab itu ketahui terlebih dahulu informasi mengenai cara membuat bonsai kelapa.

Beberapa Langkah untuk Membuat Bonsai Kelapa

Cara membuat bonsai kelapa

Bonsai sendiri merupakan tumbuhan yang dikerdilkan, untuk itu bonsai kelapa berukuran kecil dan bisa menjadi tanaman hias di rumah. Bagi Anda yang berminat sebaiknya ketahui terlebih dahulu tata cara budidayanya agar bisa tumbuh subur dan sehat. Berikut ulasannya:

1. Pilih Bibit Terbaik

Pemilihan bibit unggul menjadi penentu kualitas tumbuhan tersebut nantinya. Sangat dianjurkan untuk mengambil kelapa langsung dari pohonnya untuk menghindari kecacatan. Meskipun demikian, saat menjatuhkannya dari ketinggian tetap dengan kehati-hatian agar tidak pecah.

Pilihlah bibit dengan ukurang kecil untuk memudahkan pembentukan batang namun akar tetap kuat. Selain itu, pastikan menggunakan kelapa yang sudah cukup tua supaya pertumbuhan tunas lebih cepat. Saat melakukan pengembang biakan tanaman satu ini, lalu taruh di tempat strategis

2. Tentukan Posisi Batok

Letakkan batok kelapa di tanah yang lembab. Umumnya tunas akan tumbuh sekitar 1-2 minggu. Hal ini dilakukan agar hasilnya bagus maka lakukan pemeriksaan secara berkala (terutama ketika hujan lebat). Selain itu hindarkan dari hama berupa ulat atau yang merusak tanaman kelapa.

Setelah sudah tumbuh akar Anda bisa memilih untuk menanamnya dengan model vertikal atau horizontal. Supaya lebih indah sebaiknya pilih yang pertama, karena batok kelapa akan terlihat estetik. Bahkan pemilik bisa menatanya misalnya memberikan pewarna alami.

3. Bersihkan Batok Kelapa

Saat Kepala sudah tumbuh tunas, maka silahkan mengupas pada bagian serabutnya. Teknik yang digunakan yaitu dengan menyayatnya secara hati-hati, hindari sampai terkena batang, akar atau merobek daunnya. Hal ini menghindari terjadinya kegagalan maupun menjadi cacat.


Setelah semua sabut kelapa sudah lepas dari batoknya, lanjutkan dengan membersihkan bulu halus yang masih tertempel. Hilangkan bagian tersebut menggunakan pisau, pastikan sampai berkurang secara signifikan. Supaya lebih cantik Anda dapat mengaplikasikan amplas.

4. Siapkan Pot yang Sesuai

Pemilihan media tanam menjadi hal penting. Sebelumnya lihat terlebih dahulu ukuran dari kelapa yang akan dikerdilkan, selanjutnya tentukan pot yang tepat. Agar terlihat estetik, maka aplikasikan yang berwarna putih, coklat, atau hitam untuk menonjolkan keindahan tanaman.


Saat ini bonsai kelapa bisa menjadi ladang bisnis untuk menambah pemasukan bahkan dengan harga mahal. Oleh sebab itu pastikan untuk melakukan perawatan dan pilih produk pelengkap misalnya pot sesuai dengan ukuran, peminatan di pasaran, dan tingkat volumenya.

5. Siapkan Media Tanam

Siapkan pot yang akan digunakan, kemudian isi dengan campuran tanah, pupuk kompos, air. Sebab menjadi penentu tingkat kesuburannya maka terapkan takaran 2 : 1 : 1. Agar tunas pada bonsai, bisa tumbuh dengan cepat siapkan bekas kemasan air dalam botol yang sudah tidak difungsikan.

Tujuan Dari botol bekas ini adalah untuk dijadikan penutup bagian tunas. Caranya yaitu dengan memotongnya dengan diameter 5 cm. Pastikan saat memasangnya harus dengan hati-hati untuk meminimalisir terjadinya kerusakan. Terakhir, letakkan batok kelapa pada media tanam.

6. Bentuk Tanaman Bonsai Kelapa

Setelah beberapa hari, tunas akan tumbuh meninggi. Jika Anda biarkan maka beresiko akan menjadi tanaman kelapa dan bukan bonsai. Proses yang tidak bisa dilewatkan adalah menyayat bagian paling bawah tunas ketika diameternya sudah mencapai sekitar 15 – 20 cm.

Di samping itu, pastikan tunas paling muda tidak sampai terkena sayatan untuk menghindari terjadinya pembusukan. Proses tersebut dilakukan sehari minimal 3 kali atau lebih supaya semakin bagus. Lalu lakukan pembentukan pada akar bonsai dengan mengikatnya menggunakan kawat.

7. Cara Merawat Bonsai Kelapa

Perawatan untuk bonsai kelapa ini cukup mudah yaitu dengan menyiramnya setiap hari sekitar dua kali yakni pada pagi dan sore. Namun jika musim kemarau maka usahakan untuk melihatnya, karena media tanamnya cepat mengering.

Media tanam yang dibiarkan mengering akan membuat tumbuhan menjadi layu sehingga tidak dapat tumbuh subur. Demi menunjang pertumbuhannya, maka lakukan pemupukan sekitar 15 hari sekali dengan takaran sesuai kebutuhan. Selain itu juga beri pembasmi serangga bisa alami atau buatan.

8. Peletakan Bonsai Kelapa

Umumnya peletakan bonsai kelapa ini untuk hiasan dalam ruangan atau di tempat yang sejuk. Meskipun demikian setidaknya tetap berikan sinar matahari secukupnya untuk membuat pertumbuhannya tidak terganggu atau bahkan membusuk.

Jenis bonsai kelapa sendiri cukup banyak misalnya saja albino, gading susu, dan gading merah. Semuanya memiliki ciri khas yang bisa membuat rumah Anda menjadi lebih estetik. Meskipun ditempatkan pada tempat tinggal minimalis, tumbuhan satu ini tetap cocok.

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai cara membuat bonsai kelapa yang bisa Anda jadikan sebagai referensi, agar nantinya jika ingin bercocok tanam atau membuka usaha baru. Terkait perawatannya sendiri jauh lebih mudah jika dibandingkan tanaman lainnya.

Posting Komentar untuk " Cara Membuat Bonsai Kelapa untuk Pemula"