Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML Atas

Bagaimana Cara Cepat Menumbuhkan Tunas Kelapa?

Cara cepat menumbuhkan tunas kelapa merupakan teknik yang perlu diketahui. Terlebih jika Anda tertarik untuk mengembangbiakkannya sebagai ladang pendapatan atau hiasan di rumah. Sebenarnya ada beberapa langkah mudah dengan hasil yang lebih maksimal.

Cara Cepat Menumbuhkan Tunas Kelapa

Tanaman kelapa merupakan salah satu jenis tumbuhan yang bisa dimanfaatkan hampir seluruh bagiannya mulai dari buah, batang, air, bahkan daunnya. Namun berbeda dengan jenis ini yang dikhususkan untuk tanaman hias. Lalu bagaimana cara menumbuhkannya?

Cara cepat menumbuhkan tunas kelapa bahan bonsai kelapa
Tidak semua kelapa bagus dijadikan bonsai kelapa, bagi yang belum mengetahui caranya bisa baca ciri bahan bonkla yang bagus.


1. Menaruhnya di Tempat yang Lembab

Saat akan bertunas, kelapa membutuhkan wilayah yang lembab dan tanpa adanya pengganggu seperti halnya semut atau rayap. Salah satu tujuan untuk tidak membuang rambutnya lebih dahulu adalah menghindari bagian tunasnya akan tumbuh cacat atau membusuk.

Di samping itu, juga bertujuan supaya akarnya tumbuh cukup banyak. Tujuan utamanya adalah untuk menghindari mudah roboh terutama pada tumbuhan bonsai yang dibuat kepalanya menyembul ke atas. Sebab, saat ini konsep tanaman hias menitik beratkan pada nilai estetikanya.

2. Melakukan Pemupukan

Hindari pemupukan secara berlebihan ketika tunas belum tumbuh, sebaiknya ditempatkan pada lokasi yang subur dengan kadar humusnya mencukupi. Alasannya adalah agar tidak terjadi penghambatan pertumbuhan tunas dan memerlukan waktu lama untuk diproses lebih lanjut.

Pupuk yang paling baik adalah jenis kompos atau yang berasal dari proses alam. Sebab meskipun reaksinya tidak secepat jenis kimia, namun lebih ramah lingkungan dan tanah akan tetap subur meskipun penggunaannya dalam jangka waktu lama (karena tidak membunuh dekomposer).

3. Menggunakan Teknik Pemotongan Kulit Paling Luar

Pemotongan kulit paling luar bertujuan agar air yang disiramkan pada kelapa bisa diserap dengan sempurna, akibatnya tunas tumbuh lebih cepat. Meskipun demikian, teknik tersebut tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, karena beresiko bonsai akan tumbuh sebagai kepala normal.

Oleh sebab itu, sebelum menerapkannya sangat dianjurkan mempelajari tekniknya secara lebih mendalam. Di sisi lain, lingkungan juga memiliki pengaruh cukup besar. Maka dari itu, perlu mengetahui jenis kelapa apa yang akan dibibitkan kemudian sesuaikan dengan tempat hidupnya.

4. Penyiraman Secara Berkala

Meskipun masih dalam proses pembibitan, usahakan untuk melakukan penyiraman secara berkala yaitu sekitar dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari. Banyak atau sedikitnya tergantung dari berapa jumlah biji yang akan Anda bibitkan dalam satu ruangan agar tidak berlebihan.

Kelapa yang akan bertunas membutuhkan wilayah yang lembab namun tidak berair, sebab akan beresiko membuatnya busk apalagi jika kondisi lingkungan berubah secara ekstrim. Maksudnya adalah, misalnya hari ini hujan lebat dan besok tiba-tiba panas terik atau sebaliknya.

5. Tidak Melakukan Pemotongan Sembarangan

Melanjutkan pembahasan sebelumnya yang menggunakan teknik “papras” atau potong pada bagian kulit luarnya yang keras. Metode ini tidak bisa dilakukan dengan sembarangan, namun harus menggunakan teknik tertentu agar wilayah yang akan tumbuh tunas tidak sampai ikut tergores.

Teknik papras ini dianggap menguntungkan karena pohon kelapa bisa tumbuh lebih cepat dari metode biasanya. Umumnya jika yang dibiarkan utuh memerlukan waktu sampai 1 tahun baru bisa ditanam, sedangkan untuk yang kedua yakni hanya sekitar 7 bulan.

6. Menaruh di Tempat Berair Saat di Papas

Bagi Anda yang ingin menggunakan teknik pemapasan ini ada baiknya mempelajari terlebih dahulu bagaimana tata caranya. Hal ini cukup beresiko sebab berkaitan dengan tumbuhnya tunas baru. Terdapat langkah yang sudah digunakan oleh pembibit lain yaitu dengan menaruhnya di air.

Proses tersebut sendiri bertujuan untuk mengetahui dimana wilayah tepatnya untuk melakukan pemapasan. Caranya yakni sediakan air secukupnya, kemudian masukkan kelapa sesuai kriteria yaitu kering dan tidak cacat. Jika bagian yang muncul ke atas permukaan maka itu yang dipapas.

7. Menaruh di Tempat yang Minim Cahaya

Cara Cepat Menumbuhkan Tunas Kelapa muda minim cahaya di sini adalah bukan tanpa adanya cahaya sama sekali. Akan tetapi, juga menempatkannya di wilayah yang sejuk dan tidak terpapar matahari secara langsung. Sebab ditakutkan akan mengganggu pertumbuhan tugasnya.

Dalam hal ini pastikan untuk tidak membuat wilayah sekitarnya kering. Akibatnya dapat menghambat pertumbuhan tunas dan membuatnya mati. Jika Anda melakukan pembibitan saat musim kemarau maka pastikan menaruhnya pada area yang lembab namun tidak terlalu berair.

8. Tidak Terkena Hujan Berlebihan

Musim saat ini sangat sulit diprediksi oleh sebab itu ada baiknya untuk tidak melakukan pembibitan di tempat yang terlalu banyak terkena air. Hal ini akan beresiko pada rusaknya tunas yang akan tumbuh sehingga tidak dapat tinggi atau bahkan membusuk.

Dalam hal pembibitan ini pohon kelapa cukup sensitif, untuk itu pengembang harus mengetahui mana lokasi yang cocok untuk menaruhnya. Sebaiknya hindari memilih tempat yang berdekatan dengan sarang semut atau hewan pengganggu tanaman lainnya seperti tikus dan tupai. 

Akhir Kata

Demikian penjelasan mengenai cara cepat menumbuhkan tunas kelapa yang perlu diketahui untuk Anda yang ingin mengembangkan usaha dalam bidang tersebut. Perbekalan pengetahuan dan pengalaman dibutuhkan saat proses pengembangan.

Posting Komentar untuk " Bagaimana Cara Cepat Menumbuhkan Tunas Kelapa?"