Fakta Menarik dan Hikmah dibalik adanya Tahun Baru Hijriah yang Perlu diketahui

Fakta Menarik dibalik Tahun Baru Hijriah yang Perlu diketahui - Momentum pergantian selalu bisa dirasakan setahun sebanyak dua kali meskipun ada beberapa pergantian tahun lainnya, namun pergantian tahun yakni pergantian tahun baru masehi dan tahun baru islam sangatlahlah terasa sekali.

Perbedaan dan kesamaan janganlah dikedepankan namun persatuan dan kesatuan dengan semangat kebinekaan menjadikan hal yang wajib diutamakan sehingga semangat membangun kebangsaan selalu dikedepankan.
Fakta Menarik dan Hikmah dibalik adanya Tahun Baru Hijriah yang Perlu diketahui

Perayaan tahun baru islam dan tahun baru masehi memiki sejarah berbeda yang melatar belakangi proses terjadinya kedua tahun baru tersebut.

Tahun baru islam atau yang juga sering disebut dengan tahun baru hijriah bermula dari proses perjalanan kisah panjang hijrah Nabi Muhammad Saw ke kota yasrib/madinah sekarang ini. perintah untuk berhijrah bukanlah hal yang mengada-ngada namun disitu terdapat perintah atau wahyu Allah kepada Nabi Muhammad untuk melaksanakan Hijrah.

1. Menjalankan Perintah Allah Swt 

Bila dilihat dari segi bahasa, kata Hijrah memiliki makna perpindahan dari satu tempat ke tempat lain. kata hijrah disini yaitu adanya perpindahan dari kota Makkah ke Kota Madinah yang dilakukan oleh Nabi Muhammad beserta para sahabat dalam rangka menjalankan perintah Allah yang sangat mulia.   

Baca Juga :



Perintah Allah swt merupakan sebuah wahyu Allah yang suci perintah untuk melaksanakan hijrah sebagaimana hadist rosululloh.
رَأَيْتُ فِي الْمَنَامِ أَنِّي أُهَاجِرُ مِنْ مَكَّةَ إِلَى أَرْضٍ بِهَا نَخْلٌ فَذَهَبَ وَهَلِي إِلَى أَنَّهَا الْيَمَامَةُ أَوْ هَجَرُ فَإِذَا هِيَ الْمَدِينَةُ يَثْرِبُ
Artinya : 
"Aku pernah mimpi berhijrah (pindah) dari Makkah menuju suatu tempat yang ada pohon kurmanya. Lalu aku mengira daerah itu ialah Yamamah atau Hajr (Ahsâ`), (namun) ternyata daerah itu adalah Yatsrib"

2. Sekuat Apapun Ancaman di dunia atas ridho Allah akan teratasi

Fakta menarik dibalik tahun baru hijriah lainnya adalah adanya tekanan dan ancaman yang dilakukan oleh orang-orang kafir quraisy yang hendak memusnahkan orang-orang islam termasuk pembunuhan kepada Nabi Muhammad Saw. 

Ancaman tersebut bukanlah 'gertak' semata namun sebuah ancaman yang sudah direncanakan secara matang oleh orang-orang kafir quraisy. sebesar apapun ancaman yang ada di dunia pastilah akan dengan mudah diatasai atas izin allah swt. 

Hikmah yang bisa diambil dari adanya peristiwa ini tentulah jelas dan pastinya jika hanya kepada allah lah memohon pertolongan bagi siapapun yang sedang dalam kesusahaan dan percayalah bahwa seberat apapun cobaan serahkan semua kepada allah dengan memohon dan meminta petunjuk sehingga semua masalah bisa teratasi dengan sempurna. 

3. Untuk meraih kesuksesan diperlukan semangat etos kerja yang tinggi dan juga doa         

Kesuksesan yang telah diraih Rosululloh saw beserta umat muslim yang melaksanakan hijrah merupakan bentuk nyata dari sebuah perjuangan dan kerja keras yang disertai dengan kekuatan doa. sekuat apapaun keinginan manusia akan sia-sia jika tidak dibarengi sesuai sunnatullah. 

Sunnatulah merupakan sebuah hukum yang sudah tersusun secara rapih dan paling sistematis sehingga mampu berjalan sesuai dengan izin allah swt dan menjadi penyeimbang dalam kehidupan sosial. 

Untuk meraih kesuksesan layaknya kesuksesan yang pernah diraih oleh nabi muhammad saw tentulah harus mencontoh segala hal yang telah dilaksnakan oleh rosul yang dikenal dengan as-sunnah baik kesuksesan dalam menjalankan bisnis dan usaha dan juga kesuksesan hidup di dunia sebagai hamba Allah yang beriman.

4. Perbedaan Jumlah Hari antara hijriah dan masehi

Adanya perbedaan pada hitungan jumlah hari antara tahun hijriah dan komariyah bukanlah sesuatu hal yang aneh, namun tahukah anda hal yang melatar belakangi terjadinya hal tersebut?.

Perbedaan hitungan jumlah hari dalam kalender terjadi karena andanya perbedaan sumber atau cara penggalian hukum kalender masehi menitik beratkan pada proses berputarnya matahari sehingga sering juga disebut dengan kalender syamsiah sedangkan kalender hijriah merujuk pada peredaran bulan sebagai alat yang dijadikan penentu awal dan akhir sebuah bulan. 

perbedaan tersebut berakibat Jumlah hari pada bulan masehi berjumlah 30 atau 31 hari yakni kecuali bulan Februari dengan jumlah hari 28 atau 29, sedangkan pada bulan hijriah memiliki 29 atau 30 hari. keadaan tersebut tentu akan menjadi perbedaan jumlah hari antara tahun hijriah dan masehi memiliki selisih sekitar 10 - 12 hari per tahunnya.

Belum ada Komentar untuk "Fakta Menarik dan Hikmah dibalik adanya Tahun Baru Hijriah yang Perlu diketahui"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel