6 Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer

Topologi jaringanTopologi jaringan itu sendiri merupakan konsep yang digunakan guna menghubungkan dua atau lebih komputer, berdasarkan pada hubungan geometris antara unsur-unsur dasar penyusun jaringan, yaitu node, tautan, dan stasiun.

Pilihan topologi jaringan didasarkan pada skala jaringan, biaya, sasaran, dan pengguna. Topologi pertama yang digunakan adalah topologi bus. setiap topologi memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri.

Jenis-Jenis Topologi Jaringan Komputer

6 Macam Topologi Jaringan Komputer

1. Topologi BUS


Topologi ini adalah sebuah topologi yang baru pertama kali digunakan untuk menghubungkan komputer. dalam topologi ini setiap komputer akan terhubung ke kabel panjang dengan beberapa terminal, dan di ujung kabel harus diakhiri dengan satu terminator.
Baca juga : download itunes windows 32bit 64bit full version offline installer setup 
Topologi ini sangat jarang digunakan dalam membangun jaringan komputer biasa karena memiliki beberapa kelemahan termasuk kemungkinan tabrakan aliran data, jika salah satu perangkat rusak atau ada kerusakan pada satu bagian komputer maka jaringan langsung tidak akan berfungsi sebelum kerusakan diatasi.

Karakteristik Topologi BUS

  • Node - node terhubung secara serial di sepanjang kabel, dan di kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  • Sangat sederhana dalam pemasangan.
  • Sangat ekonomis dalam biaya.
  • Paket data berpotongan pada kabel.
  • Tidak diperlukan hub, yang sangat dibutuhkan adalah Tconnector pada setiap kartu ethernet.
  • Masalah yang sering terjadi adalah bahwa jika satu node rusak, seluruh jaringan bisa turun, sehingga semua node tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan.

Keuntungan Topologi BUS

  • Tidak membutuhkan banyak sumber daya kabel
  • Biayanya juga lebih murah dibandingkan dengan topologi lain
  • Jaringan ini tidak terlalu rumit jika kita ingin menambah jangkauan jaringan
  • Sangat sederhana

Kurangnya Topologi BUS

Tidak cocok untu topologi lainnya.

Baca Juga :
Kenali 7 Penyebab Baterai Laptop Tidak Dapat Mengisi Penuh beserta solusinya


2. Topologi STAR

Seperti namanya, pengaturan topologi STAR seperti simbol Star yang biasanya kita buat. Topologi ini memiliki inti / simpul tengah yang terhubung ke simpul lain.

Karakteristik Topologi Star:


  • Setiap node berkomunikasi secara langsung dengan concentrator (HUB).
  • Jika setiap paket data yang memasuki pemberi persetujuan (HUB) kemudian disiarkan ke semua node yang terhubung sangat banyak (misalnya menggunakan hub port 32), maka kinerja jaringan akan semakin menurun.
  • Sangat mudah dikembangkan.
Jika satu kartu ethernet rusak, atau salah satu kabel di terminal rusak, maka seluruh jaringan masih dapat berkomunikasi atau tidak turun di seluruh jaringan. Jenis kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Keuntungan dari Topologi Star:

  • Cukup mudah untuk mengubah dan menambahkan komputer ke jaringan yang menggunakan topologi Star tanpa mengganggu aktivitas jaringan yang sedang berlangsung.
  • Jika satu komputer rusak di jaringan, komputer tidak akan membuat seluruh jaringan Star mati.
  • Kita dapat menggunakan beberapa jenis kabel dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi berbagai jenis kabel.

Kurangnya Topologi Star:

  • Memiliki satu titik kesalahan, terletak di hub. Jika hub pusat gagal, maka seluruh jaringan akan gagal beroperasi.
  • Jumlah terminal terbatas, tergantung pada port pada hub.
  • Lalu lintas data yang padat akan dapat menyebabkan jaringan bekerja lebih lambat dari biasanya.
Jaringan komputer berfungsi untuk bisa menghubungkan 2 komputer atau lebih. Dalam implementasinya ada beberapa topologi jaringan yang digunakan.

3. Topologi RING

Topologi ring digunakan dalam jaringan berkinerja tinggi, jaringan yang membutuhkan bandwidth untuk fitur yang peka waktu seperti video dan audio, atau ketika kinerja diperlukan ketika sejumlah besar komputer terhubung ke jaringan.

Dalam topologi Ring, setiap titik / simpul berfungsi sebagai pengulang yang akan memperkuat sinyal di sepanjang peredarannya, artinya setiap perangkat bekerja bersama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya ke perangkat setelahnya, proses penerimaan dan penerusan data ini sinyal dibantu oleh TOKEN.

Karakteristik Topologi Ring:

  • Node akan dihubungkan dengan secara serial di sepanjang kabel, dengan bentuk jaringan seperti lingkaran.
  • Topology ini Sangat sederhana dalam tata letak seperti pada jenis topologi bus.
  • Paket data dapat mengalir dalam satu arah (kiri atau kanan) sehingga tabrakan dapat dihindari.
  • Masalah yang dihadapi adalah sama dengan topologi bus, yaitu: jika satu node rusak maka semua node tidak dapat berkomunikasi dalam jaringan.
  • Jenis kabel yang digunakan biasanya kabel UTP atau Patch Cable (IBM type 6).

Keuntungan Topologi Ring:

  • Data mengalir dalam satu arah sehingga tabrakan dapat dihindari.
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanan server.
  • Dapat melayani arus lalu lintas data yang berat, karena data dapat bergerak ke kiri atau ke kanan.
  • Waktu untuk mengakses data lebih optimal.

Kurangnya Topologi Ring:

  • Jika ada satu komputer di Ring yang gagal berfungsi, itu akan mempengaruhi seluruh jaringan.
  • Menambah atau mengurangi komputer akan mengganggu jaringan.
  • Sulit mengkonfigurasi ulang.

4. Topologi MESH

Topologi mesh adalah topologi gabungan dari topologi Ring dan Star yang telah saya jelaskan di atas. Topologi Mesh adalah bentuk hubungan antara perangkat di mana setiap perangkat terhubung langsung ke perangkat lain dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi secara langsung dengan perangkat yang dimaksud (tautan khusus).

Karakteristik Topologi Mesh:

  • Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan yang ada.
  • Susunan masing-masing peralatan dalam jaringan terhubung satu sama lain.
  • Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat besar, tentu saja ini akan sangat sulit dikendalikan dibandingkan dengan hanya beberapa perangkat yang terhubung.

Keuntungan Topologi Mesh:

Keuntungan utama menggunakan topologi mesh adalah toleransi kesalahan.
Kapasitas saluran komunikasi terjamin, karena memiliki lebih banyak hubungan.
Ini relatif lebih mudah untuk melakukan pemecahan masalah.

Kurangnya Topologi Mesh:

Sulit saat memasang dan mengkonfigurasi ulang ketika jumlah komputer dan peralatan yang terhubung bertambah.
Biaya besar untuk menjaga hubungan yang berlebihan.


5. Topologi Tree

Topologi jaringan Tree merupakan kumpulan dari beberapa topologi Star yang terkait dengan topologi bus, sehingga setiap jaringan topologi Star akan terhubung ke topologi Star yang lainnya dengan menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini terdapat beberapa level jaringan, dan jaringan yang berada pada level yang lebih tinggi dapat kontrol jaringan di tingkat yang lebih rendah.

Topologi Tree berlebih mudah untuk menemukan kesalahan dan juga mudah untuk membuat perubahan jaringan jika diperlukan.

Kerugiannya adalah pasti akan ada banyak kabel yang akan digunakan, sering terjadi tabrakan dan lambat, jika ada kesalahan dalam jaringan tingkat tinggi, maka jaringan tingkat rendah akan terganggu juga

6. Extended Star Topology

Extended Star topology adalah pengembangan lanjutan dari topologi star di mana karakteristiknya tidak jauh berbeda dari topologi Star, yaitu :

Setiap node berkomunikasi langsung dengan sub node, sedangkan sub node akan berkomunikasi dengan node pusat. lalu lintas data mengalir dari node ke sub node kemudian diteruskan ke node pusat dan kembali lagi. lalu lintas data mengalir dari node ke sub node pusat kemudian diteruskan ke node dan kembali lagi.

Digunakan pada jaringan besar dan membutuhkan banyak koneksi yang melebihi atau melebihi kapasitas maksimum konektor.

Keuntungan:

Jika satu node sub kabel terputus maka sub node lainnya tidak terputus, tetapi jika node pusat terputus maka semua node di setiap sub node akan terputus

Kelemahan:

Tidak dapat menggunakan kabel "kelas rendah" karena hanya menangani satu simpul lalu lintas, karena untuk berkomunikasi antara satu simpul ke simpul lain diperlukan beberapa kali lompatan.


Penulis : softwaretempur.com

1 Komentar untuk "6 Macam Jenis Topologi Jaringan Komputer"

  1. ternyata cukup byk jenis-jenis topologi jaringan komputer. Kalo menurut mimin, kira-kira yg paling yg mana ya, kalo utk implementasinya sndiri?

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel