Idealkah Menikah Muda di Zaman Sekarang Ini? Ini Pembahasannya



Usia Nikah - Pernikahan merupakan bentuk ikatan saklar atau suci yang diatur baik secara norma agama maupun secara hukum pemerintah. Maksud dan tujuan dari aturan pernikahan baik pernkahan menurut agama maupun pernikahan menurut pemerintah tidak lain adalah melindungi dan menjunjung tinggi martabat manusia sebagai mahluk yang paling sempurna.

Dasar penikahan di Indonesi diatur sesuai Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan. Menurut undang-undang tersebut yang dinamakan perkawinan adalah "Ikatan lahir batin antara seorang pria dan wanita sebagai suami isteri dengan tujuan membentuk keluarga (rumah tangga) yang bahagia dan kekal berdasarkan ketuhanan Yang Maha Esa. sedangkan menurut agama islam pernikahan dijelaskan dalam Al-Qur'an surat Ar-rum ayat 30 yang berbunyi sebagaimana dibawah ini: 


Dalil Al-Qur'an diatas jelaslah menerangkan bahwa alloh telah menciptakan pasangan sesuai dengan jenisnya masing-masing hal tersebut memiliki makna menikah sesuai dengan pasangannya yaitu seorang laki-laki menikah dengan perempuan. dalam penjelasan yanglain menikah dalam Islam hukumnya adalah wajib bagi orang yang sudah mampu dari segi materi dan umur. 

ada beberapa syarat dan rukun nikah yang harus terpenuhi sebelum melaksanakan pernikahan yaitu sebagaimana penjelasan dibawah ini:

Syarat Pernikahan : 

1. Adanya Calon Suami
Calon suami atau mempelai pria merupakan syarat yang wajib ada sebelum melaksanakan pernikahan bagi seorang mempelai wanita. 

2. Adanya Calon Isteri
Calon Isteri (mempelai wanita) adalah syarat yang wajib ada bagi pernikahan seorang mempelai wanita. 

3. Adanya Wali Nikah
Wali nikah menjadi salah satu syarat pernikahan, seorang wali nikah merupakan orang yang mempunyai hubungan darah dengan orang yang akan menikah. wali nikah yang paling utama adalah Bapak/ayah. jika setelah ditelusuri yang berhak menjadi wali nikah tidak ada maka bisa digantikan yang dinamakan wali hakim. 

4. Adanya Dua Orang Saksi
Saksi nikah merupakan orang sanggup dan mampu menjadi saksi atas terselenggaranya pernikahan. saksi nikah bertujuan menjadi penguat atau saksi yang siap menjelaskan jika dikemudian hari terdapat permasalahan mengenai pernikahan orang yang menikah sehingga tidak terjadi perselisihan dan rasa curiga bahwa orang yang telah menikah dianggap telah melanggar aturan atau norma pernikahan. 

5. Adanya Ijab dan Qobul   
Ijab dan Qobul merupakan dua kesatuan yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya, karena ijab dan qobul merupakan bentuk serah terima yang menandakan adanya pernikahan.  

Jika seseorang yang akan menikah telah memenuhi syarat diatas, maka bisa melaksanakan pernikahan. untuk umur seorang pengantin sebagaimana UU pernikahan yaitu untuk usia Calon pengantin laki-laki minimal berusia 19 Tahun sedangkan untuk perempuan minimal berusia 16 Tahun. 

Demikian penjelasan mengenai usia ideal sebagaimana yang telah ditetapkan oleh pemerintah, semoga artikel ini sedikit memberikan wawasan tentang pernikahan.   

Belum ada Komentar untuk "Idealkah Menikah Muda di Zaman Sekarang Ini? Ini Pembahasannya "

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel