PROSPEK USAHA JENITRI DITAHUN 2019


 

Serbandeso.com - Tahukah anda tentang jenis hasil pertanian yang satu ini? Biji ini bernama Jenitri atau rudraksha. biji yang berasal dari india tumbuh subur di indonesia karena alamnya yang memiliki musim Iklim tropis. Tanaman Biji Jenitri atau ganitri awalnya kita jumpai di daerah kebumen tidak heran jika para pemburu tanaman ini berbondong-bondong kedaerah kebumen. 

Pengertian Jenitri   
Jeitri yang memiliki nama latin Elaeocarpus serratus adalah biji air mata dewa siwa menurut kepercayaan oranag india. tanaman jenitri itu sendiri di india dan nepal dikenal dengan istilah "Rudraksha" yang berarti air mata dewa siwa. Mitos sesuai kepercayaan orang orang india dan nepal tersebutlah yang menjadikan jenitri menjadi komoditi yang baik karena memiliki nilai ekonomi yang bernilai tinggi.








Asal Jenitri dan Tinggi Pohon 
Jenitri atau ganitri atau bahasa inggrisnya dikenal dengan rudraksha merupakan buah yang keras yang berasal dari pohon jenitri. pohon jenitri awalnya hanya berada di india ceritanya ada orang india yang datang ke nusantara (indonesia) mereka kemudian menanam pohon tersebut didaerah sekitar daerah kebumen. maka tidaklah heran heran jika kebumen menjadi sentral atau pusat jenitri. 

Jenitri itu sendiri adalah buah dari tanaman jenitri yang bisa tumbuh tinggi hingga mencapai 30 meter, seiring perkembangannya karean banyak masyarakat yang membudidayakan tanaman tersebut banyak dari mereka yang menyetek atau mengawin-ngawinkan sehingga pohon jenitri cepat berbuah dan pohonnya tidak terlalu tinggi seperti pada awalnya yang mencapai puluhan meter.

 Bunga dan buah Jenitri 
Bunga jenitri berbentuk bungan majemuk atau bergelombol berwarna putih, dalam satu gerombol atau dompol bisa mencapai puluhan biji jenitri. bijinya keras berbentuk hijau ketika masih muda dan menjadi biru jika sudah tua. buahnya memiliki tekstur seperti ukiran ada yang sangat kasar dan ada juga yang halus.



Nilai Ekonomi
Jenitri memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi karena kebutuhan pasar akan jenitri ternyata sangat bagus, apalagi kebutuhan jenitri mayoritas adalah pasar eksport. hal ini terbukti banyaknya pembeli yang langsung berdatangan ke kebumen untuk membeli biji jenitri. nilai ekonomi yang tinggi pada biji jenitri membuat masyarakat kebumen dan sekitarnya banyak yang membudidayakan tanaman tersebut. puncak kajayaan tanaman ini menjadi trend yang memiliki nilai jual sangat bagus sekitar 5-10 tahun kebelakang yaitu antara tahun 2015 kebawah. untuk tahun sekarang, karena sudah banyak sekali yang membudidayakan tanaman tersebut menjadi turun drastis. tidak sedikit dari para petani yang merugi akibat dari anjloknya harga yang tak terduga. 

Kegunaan jenitri
Mitos bahwa Jenitri adalah air mata dewa siwa yang jatuh ke tanah kemudian tumbuh tentu memiliki nilai tersendiri bagi mereka yang meyakininya. biji jenitri banyak digunakan untuk pembuatan accesories seperti gelang, kalung, tasbih, bahkan sekarang-sekarang ini banyak yang membuat jenitri digunakan untuk membuat rompi jenitri, topi jenitri, tas jenitri, macam-macam alat terapi dan lain sebagai y.   




Harapan Petani
dengan turunnya harga jenitri yang sangat anjlok tentu mereka sangat berharap harga tersebut kembali naik sehingga petani tidak terlalu merugi akibat dari hancurnya harga.  




  

Belum ada Komentar untuk "PROSPEK USAHA JENITRI DITAHUN 2019"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel